Proses Penerjemahan Nilai Layanan dalam Pembentukan Pengalaman Kesehatan Digital: Studi Kualitatif Mobile JKN di Tasikmalaya
DOI:
https://doi.org/10.37058/jkki.v22i2.594Keywords:
Layanan kesehatan digitall, Mobile JKN, Nilai layanan, Pengalaman kesehatan digital, Penerjemahan nilaiAbstract
Transformasi layanan kesehatan digital melalui aplikasi berbasis seluler telah meningkatkan peluang akses dan efisiensi pelayanan kesehatan, tetapi keberadaan teknologi digital belum selalu menghasilkan pengalaman kesehatan yang bermakna bagi pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses penerjemahan nilai layanan dalam pembentukan pengalaman kesehatan digital pada implementasi Mobile JKN di Tasikmalaya.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif eksploratif dengan pengumpulan data melalui wawancara semi-terstruktur terhadap pemangku kepentingan yang terlibat dalam implementasi layanan Mobile JKN, meliputi institusi pengelola, fasilitas pelayanan kesehatan, dan tenaga pelayanan langsung. Data dianalisis menggunakan pendekatan analisis tematik berbasis pengembangan konsep secara induktif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman kesehatan digital terbentuk melalui proses penerjemahan nilai layanan yang melibatkan empat dimensi utama, yaitu pengondisian institusional, aktivasi nilai melalui komunikasi, penggunaan digital berbantuan tenaga pelayanan, serta paradoks literasi digital dan keterlibatan pengguna. Temuan penelitian menunjukkan bahwa nilai layanan digital tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknologi, tetapi terbentuk melalui interaksi antara sistem layanan, komunikasi, dukungan manusia, kemampuan pengguna, dan konteks pelayanan kesehatan.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan transformasi kesehatan digital memerlukan pendekatan yang tidak hanya berorientasi pada pengembangan teknologi, tetapi juga memperkuat mekanisme penerjemahan nilai agar layanan digital dapat menghasilkan pengalaman kesehatan yang bermakna bagi masyarakat.





